Benang Bintik adalah wastra khas Dayak Kalimantan Tengah dengan berbagai motif khas, di antaranya adalah motif Batang Garing, motif Huma Betang, motif burung Tingang, ukiran, motif senjata, motif Balanga, dan motif campuran lainnya. ‘Benang’ dalam Bahasa setempat adalah helaian kain putih, sementara 'bintik' memiliki arti desain atau gambar yang ada di atas helaian kain.
Juhu Singkah adalah salah satu kuliner khas Dayak di Kalimantan Tengah, yaitu sayur batang rotan muda yang seringkali dimasak bersama dengan ikan baung dan terong asam. ‘Juhu’ dalam Bahasa Ngaju artinya masakan berkuah, sedangkan singkah artinya umbut atau batang rotan yang masih muda.
Masjid Raya Darussalam yang berada di Komplek Islamic Center Darussalam memiliki ciri khas ornamen Telabang, atau perisai tradisional Dayak. Masjid ini juga memiliki sebuah Menara di sisi barat daya dengan ketinggian 114 meter, yang diklaim sebagai menara masjid tertinggi di Indonesia.
Masjid Gedhe Kauman diprakarsai oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I pada tahun 1773 M dan terletak di sebelah barat Alun-Alun Utara dan berdekatan dengan Keraton Yogyakarta. Menampilkan arsitektur tradisional Jawa dengan atap bersusun tiga "Tajug Lambang Templok' yang melambangkan tiga tahapan dalam pencapaian kesempurnaan hidup manusia: syariat, hakikat, dan ma'rifat.